Senin, 02 Mei 2011


PENANTIAN CINTA
terkadang jenuh rasanya bertahan di atas ketidakpastian cinta
bagai menanti turunnya hujan di musim kering
beginilah cinta
pesonanya seakan mematikan segala rasa
hanya penantian berbalur kasih

yang mampu berdiri kekar menerjang angan
bangkitlah tuk tepiskan segala keraguan
terjang segala aral menghadang
pastikan bahwa penantian cintamu takkan sia sia
BERCINTA DENGAN KHAYALAN
mata terbelalak
hati pun bertanya tanya
siapa gerangan mengintip di balik jendela
ku ayunkan langkahku
kudapati kekasih hati
berdiri di bawah rimbunan hujan
menatapku penuh mesra
dia mainkan setiap nada indah
dengan gitar tua di tangannya
ku berlari menghampiri bayangnya
namun masih saja tak kutemui bayangnya
lagi lagi aku hanya terhanyut dalam mimpi indah semalam
ahh .. sudahlah
dia memang tlah berlalu
bersama kekasih hati yang lain
dan aku disini hanya bercinta dengan khayalan

NESTAPA CINTA
aku masih termangu di bawah rinai hujan
belum sedikitpun beranjak dari peraduanku
masih disini bercengkrama dengan kemilau kilat
menanti bintang yang tak jua mengerlingkan sinarnya
seperti dirimu yang tak kunjung datang
mungkin memang tak ada tempat untukku di hatimu
namun jangan halangi aku tuk bertahan dengan rasaku
biarlah cinta ini menjadi cinta yang nestapa
mencintai tanpa dicintai

KASIH SEORANG SAHABAT
seuntai kasih kau tuai dalam taman hati yang tengah bersemi
harum cintanya menjadikan bunga seakan merunduk malu
alangkah indahnya persahabatan ini
kurengkuh bahagiaku di danau hatimu
beranjak pun rasanya aku tak ingin
andai saja waktu tak cepat berlalu
ingin ku arungi setiap detik bersamamu
berselimutkan canda hangatmu
temani aku slalu
iringi nafasku dengan senyum manismu

SOSOK MUNGIL
kupandangi sosok mungil itu
wajahnya lusuh berbasuh debu
nanar mataku berurai air mata
miris hati ini dibuatnya
anak skecil itu sudah berkutat dengan jalanan
meminta belas kasih demi sekeping logam mulia
adakah seseorang disana peduli akan nasibnya?
MELUKIS BAYANGMU
inginku melukis bayangmu di langit biru
namun mengapa mega tampak mendung
tak berikan sedikit sinarnya untukku
bagaimana bisa aku melukis dalam gelap

inginku melukis bayangmu di laut biru
namun mengapa ombak trus saja mengganggu
tak berikan sedikit ketenangan untukku
bagaimana bisa aku melukis dalam lapak terombang ambing

tak apalah
mungkin langit dan laut sedang tak ingin diganggu
biar kulukiskan bayangmu dalam kanvas hatiku
percayalah bayang indahmu kan kekal nan abadi di dalam sini

PERGILAH
kasihku
tega nian kau ukir cacat hatiku
luluh lantah perasaanku
terkoyak hancur oleh senyum palsumu
mengapa cinta setulus ini terabaikan olehmu
kutrima sudah pengkhianatanmu
berlalulah dari hidupku
pergilah bersama cinta lain di hatimu