Senin, 02 Mei 2011


HARAPKU PADA MALAM
kugantungkan harapku pada malam
masih tentang dia
perangainya indah luar biasa
hanyut aku dalam pesonanya
sangat ingin kusandingkan hatiku dengan hatinya

dalam suatu peraduan cinta
meneguk nikmatnya kasih berdua
sungguh indahnya
tampaknya aku jatuh cinta
kuharap dia juga merasa apa yang kini kurasa

KARYA TUK IBU
tangan ini tak pernah jenuh berkutat dgn kertas putih&tinta hitam
membentuk suatu karya menyebut sbuah nama
siapa lagi jika bukan nama ibuku

kulimpahkan smua tangis&tawa
dalam peluk ibu
tawaku terlukis ktika kulihat ibu trsnyum
sedang tangisku memecah ktika kulihat ibu brsedih

Ibu
sentuh kasihmu yg kuatkanku
doa tlusmu yg iringi tiap langkahku
aku bisa apa tanpamu?

PERGOLAKAN RASA
inilah aku
memandangi tanpa dpandangi
mengagumi tanpa dkagumi
mencintai tanpa dcintai
sungguh tak kuat hati ini suarakan pergolakan rasa
ku hnya bisa terdiam bisu dibalik angan angan
ijinkan aku meringkas walau hanya byangmu
biar kupatri sosok indahmu di hatiku
ku masih dsini
berdiri rapuh mengejar asa
biar kusimpan saja rasa di hatiku
karena aku pun sadar kau tak pernah inginkan cintaku

FALL IN LOVE
binar mata itu
yang slalu mampu memacu dentum jantungku
tuk maknai setiap getar jiwaku
rona elok terbayang slalu dalam awang indahku
sungguh aku terbelenggu dalam rasa ini
kurasa aku tak mampu lagi
tuk pendam semua rasa di hati

kukatakan aku mencintaimu
ijinkan hatiku tuk jabat hatimu
dan jadikanmu sang juara di hatiku
maukah kau jadi penghuni jiwaku ?

AKU HANCUR
aku hancur
hatiku teronggok layu
hilang akalku terburai
lisan tak mampu suarakan getir yang terpendam
sejengkal emosi menggerogot jiwa
kalbu seakan terhunus
sedang raga terkulai
cinta di hati pun mulai terkikis
 
kertas putih ijinkan aku menggores tiap lembarmu
coretkan nestapaku dengan sebuah tinta
biar kuuntai lukaku dalam bait kata
agar kau pun mengerti
bahwasanya aku tengah patah hati

GURUKU, PAHLAWANKU
bak sepercik sinar di antara riuh kabut
seperti itulah sosokmu
bangkitkan cahaya dalam redup
menjadikannya terang
jiwamu mengayomi
meniti peluh demi msa dpan kami
senyum hangatmu slalu awali pagi
sehangat sinar mentari
tak lupa engkau suguhkan ilmu yg hakiki
tuk songsong cita cita kami
dan raih jenjang yg lbh tinggi
engkaulah pahlawan kami
pahlawan tanpa tanda jasa

AKU RINDU
kala dentum jiwa merindu
alunan mimpi jadi penghantar syahdu
sangat ingin kuterbangkan senyumku
lewati jarak yang kini terpacu

ayah… ibu…
anakmu ini ingin bertemu
ya , aku rindu


Tuhan , aku memohon kini
sampaikanlah bisik rinduku ini
jangan biarkan gundah terselip di hati
menghiasi hati yang tengah sepi